Jumat, 14 November 2014
INVALESCO 2K14 (SMAN 1 SURABAYA)
Ayo dibeli tiket INVALESCO nyaaa :)) tinggal presale 2 nih
yang sudah beli ditunggu kehadirannya si Convention Center TP 2 Lantai 6 !!!
SAMPAI BERTEMU DISANA ! :))
nb:yang ingin membeli tiket bisa hubungi saya di : 083830156561 (Bella)
Rabu, 24 September 2014
kumpulan karya khalil gibran
"Kemarin
aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku... sebengis kematian...
Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara..., di dalam pikiran
malam. Hari ini... aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas
lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan
sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan... sekecup ciuman"
(Khalil Gibran)
"...pabila cinta memanggilmu... ikutilah dia walau jalannya berliku-liku... Dan, pabila sayapnya merangkummu... pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..." (Khalil Gibran)
"Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai... Dan, apa yang kucintai kini... akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai... dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya" (Khalil Gibran)
"...kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang" (Khalil Gibran)
"Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini... pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang" (Khalil Gibran)
"Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta... terus hidup... sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan..." (Khalil Gibran)
"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..." (Khalil Gibran)
"Jangan menangis, Kekasihku... Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah... kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan" (Khalil Gibran)
"...pabila cinta memanggilmu... ikutilah dia walau jalannya berliku-liku... Dan, pabila sayapnya merangkummu... pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..." (Khalil Gibran)
"Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai... Dan, apa yang kucintai kini... akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai... dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya" (Khalil Gibran)
"...kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang" (Khalil Gibran)
"Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini... pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang" (Khalil Gibran)
"Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta... terus hidup... sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan..." (Khalil Gibran)
"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..." (Khalil Gibran)
"Jangan menangis, Kekasihku... Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah... kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan" (Khalil Gibran)
Kumpulan Kata - Kata Mutiara Cinta Kahlil Gibran
Cinta berlalu di depan kita,
terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan,
atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat
jahat atas namanya.
Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan
yang mampu membuka pikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan
yang menyedihkan.
Aku mencintaimu wahai kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita. Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta.
Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat
sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburnya. Akan
tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan
menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa memperolehinya kembali?
Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri, dengan diri orang lain dan kepada Tuhan. Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu? Bekerja dengan cinta bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.
Cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat
perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang
perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang.
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang
kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus. Cinta adalah tunas
pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta
bertahun-tahun atau bahkan abad.
Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama
adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.
Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka pikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia, karena cinta
itu membangkitkan semangat,hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak
mampu mengubah perjalanannya.
Aku mencintaimu wahai kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita. Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta.
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang
kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus. Cinta adalah tunas
pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta
bertahun-tahun atau bahkan abad.
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia, karena cinta itu membangkitkan semangat,hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.
Tugas cerpen kelas XI
Arti Sebuah
Kesetiaan
Salsabella Dewi Septianti / XI MIPA 2 / 28
Kini
aku mengerti apa arti sebuah kesetiaan, apalagi untuk sebuah hubungan. Meskipun
banyak sekali cobaan menimpa, aku dan dia akan selalu bersama. Karena kesetiaan
tak terlihat di awal namun akan terlihat nanti di akhir.
Namaku Dina Putri Permata Sari , aku biasa dipanggil
Dina. Umurku sebentar lagi sudah 25 tahun. Umur yang sudah matang untuk
memiliki seorang teman hidup yang akan menemaniku hingga nanti. Namun, apa daya
hingga sekarang pun aku masih berstatus lajang. Aku memiliki seorang kekasih
yang selalu setia menemaniku kemanapun aku pergi. Menemaniku disaat sedih
maupun duka. Dan dia berjanji sehidup semati denganku. Aku tak tau apa itu
hanya omong kosong saja atau memang dibuktikan nanti, tunggu saja nanti jikalau
sudah tepat waktunya. Nama kekasihku adalah Putra, banyak orang mengira bahwa
kita adalah saudara kembar. Karena nama kita yang sama dan wajah kita yang
mirip, semoga saja ini pertanda jodoh.
“Dina.....” panggil mama
“iya ada apa ma?”
Saat itu tepat pukul 8 malam , ayah memanggilku untuk
menuju ke ruang tamu. Perlahan langkahku terarahkan ke ruang tamu dengan
keheningan dan sejenak aku merasa sedikit takut. Tepat di depan ayah, aku tak
berani menatapnya secara langsung sejenak ayah menyapaku. Seketika, rasa cemas
dan ketakutan itupun sirna begitu saja.
Lama
sekali aku berbicara dengan ayah. Dalam pembicaraan itu ayah memberikan
selebaran kertas yang berisikan tentang beasiswa ke luar negeri. Ayah memintaku
agar aku dapat melanjutkan menuntut ilmu disana, tepatnya di Vienna. Daridulu aku
sangat ingin pergi ke Vienna,tidak hanya untuk menuntut ilmu semata namun juga
mencari kebenaran tentang peradaban islam di Eropa.
-
“ -
Aku
berlari menyusuri komplek rumahku yang tak jauh dengan rumah
Putra. Aku meminta Putra
agar ia mau untuk mencoba berbicara dengan ayah. Namun,ia tidak mau dan ia
selalu mengatakan bahwa ia belum siap untuk berbicara dengan ayah. Jujur ini
sangat mengecewakan untukku. Padahal aku juga sudah mengatakan bahwa aku akan
pergi dalam kurun waktu dua minggu lagi.
“Putra kapan kamu akan
mencoba berbicara dengan ayah?” tanyaku.
Putra hanya bergeming,selama
hampir dua minggu dia menghiraukan aku. Akhirnya,langkahku untuk pergi ke
Vienna semakin pasti.
-
“ -
Hari
ini aku berangkat ke Vienna, keluarga mengantarkanku hingga ke
bandara. Aku hanya bisa
mengirimkan pesan singkat kepada Putra dan hingga saat itu ia masih tetap tidak
membalas.
-
“ -
Aku
berjalan-jalan menyusuri Vienna yang sangat indah ini. Sudah hari
demi hari,bulan demi
bulan,dan satu tahun telah terlewati. Dan tiba-tiba aku mendapatkan pesan
singkat yang berisikan :
“Din, ini aku Putra. Bagaimana kabarmu? Kini aku
mengerti Din bagaimana aku menjadi seorang kekasih yang setia. Sekarang aku
akan berangkat menyusulmu ke Vienna,aku akan menebus semua kesalahanku dulu. Disana
aku akan menemanimu untuk selamanya. Aku benar benar merindukanmu J “
Satu
hari aku menunggunya. Saat sepulang dari kampus aku melihat
ponsel yang sejak tadi
berbunyi. Betapa terkejutnya aku saat mendapat berita bahwa pesawat yang
ditumpangi Putra mengalami kecelakaan dan hingga saat ini jasad Putra masih
belum ditemukan karena lokasi kecelakaan yang tidak memungkinkan. Saat itu juga
aku bergegas untuk berangkat ke Indonesia. Namun,sekarang aku tidak mengerti
apa yang harus aku perbuat. Kini semuanya telah hilang dan pergi.
Selamat jalan Putra,semoga
engkau diterima di sisi-Nya. Aamiin ...
“ Tersenyumlah saat engkau
mengingatku karena saat itu aku tak berada disampingmu, tetapi pejamkanlah mata
indahmu itu agar aku akan berada dihatimu untuk slamanya. Tak ada yang tersisa
lagi untukku selain kenangan kenangan yang indah bersamamu. Mata indah yang
biasa aku melihat keindahan cinta, mata indah yang dulu adalah milikku kini
semuanya terasa jahu meninggalkanku. Kehidupan terasa kosong tanpa kehadiranmu..
Hati,cinta,dan rinduku adalah milikmu.. cintamu takkan pernah membebaskanku.
Bagaimana mungkin aku mencari cinta yang lain disaat sayap sayapku telah patah
karenamu. Cintamu, akan tetap tinggal bersamaku hingga akhir hayatku dan
setelah kematian. Hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi. Betapapun hati
telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan yang tengah menghidupkan sinar
redupnya. Namun,tak dapat menghidupkannya lagi. Kau tak kan pernah terganti
bagai pecahan logam , mengekalkan, kesunyian, kesendirian , dan kesedihanku
kini aku tlah kehilanganmu. “
Langganan:
Postingan (Atom)









